You are here

Jejaring Gizi Indonesia

Subscribe to Jejaring Gizi Indonesia feed
Jejaring Gizi Indonesia
Updated: 18 hours 49 sec ago

Hasil Pertemuan Surveilans Gizi di 64kab/kota dan 9 Provinsi Prioritas MDGs

Thu, 06/12/2014 - 16:06

 

 

 

 

 

 

 

Pertemuan Surveilans gizi dibuka oleh Bapak Ir. Doddy Izwardy, MA pada hari minggu tanggal 1 Juni 2014 yang bertempat di Hotel Salak The Heritage Bogor
mengundang 94 orang peserta, 21 orang perwakilan peserta pusat, 64 orang dari 64 kabupaten dan Kota prioritas MDGs dan 9 orang Dinkes Provinsi prioritas MDGs. Tujuan pertemuan adalah memperoleh gambaran pelaksanaan surveilans gizi di 64 kabupaten/kota dan 9 propinsi prioritas MDGs, dengan tujuan khusus:

  • Mereview capaian kegiatan pembinaan gizi tahun 2013
  • Mereview upaya kegiatan pembinaan gizi tahun 2014 untuk percepatan pencapaian target MDGs 2015
  • Sinkronisasi usulan kegiatan pembinaan gizi tahun 2015 untuk percepatan pencapaian target MDGs 2015.

Berdasarkan paparan pengalaman daerah dan hasil diskusi, terdapat beberapa hambatan dalam pelayanan gizi masyarakat untuk percepatan perbaikan gizi antara lain:

  • Jumlah dan kualitas tenaga pelaksana gizi belum memadai
  • Jumlah sarana dan peralatan baik di posyandu, puskesmas dan RS belum memadai
  • Kurangnya dukungan legalitas untuk mendorong perencanaan dan anggaran serta peningkatan pelayanan kesehatan dan gizi (Perda, Pergub, Pokjanal Posyandu dll)
  • Kegiatan surveilans gizi belum berjalan optimal, belum sampai pada tahap pemanfaatan informasi untuk pengambilan kebijakan dan tindakan.

Hasil kesepakatan dan rekomendasi terhadap percepatan capaian MDGs sebagai berikut:

  • Pemenuhan Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) melalui pengajuan formasi di Badan kepegawaian daerah
  • Peningkatan kapasitas dan wawasan TPG terkait Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), pemantauan pertumbuhan balita, tata laksana anak gizi buruk dan surveilans gizi
  • Pemenuhan sarana (KIE: Food model, Lembar Balik, ruang perawatan gizi buruk), obat gizi (mikronutrient, mineral mix) dan antropometri kit untuk kegiatan konseling gizi baik di puskesmas Kecamatan maupun Kelurahan
  • Sosialiasi dan advokasi pelayanan gizi masyarakat melalui JKN
  • Koordinasi Linsek dan Linprog dalam rangka pemberdayaan masyarakat di bidang gizi
  • Penguatan aspek legalitas pelayanan gizi (Perda ASI, Pokjanal Posyandu, SK Gubernur pembiayaan pelayanan anak gizi buruk)
  • Penguatan surveilans dan sistem informasi kesehatan dan gizi.

Usulan kegiatan percepatan perbaikan gizi khusus di 64 kab/kota, 9 provinsi prioritas MDGs akan dibahas lebih lanjut oleh pimpinan masing-masing terutama untuk mengidentifikasi kegiatan yang paling dibutuhkan di daerah lokus dan penganggarannya baik dari dana dekonsentrasi maupun APBD.

Hacked By Yuneroz

Tue, 06/10/2014 - 22:34

Tested By Yuneroz | JKT48 Cyber Team

Grets : Nabilaholic404 , Tsunaomi48 , Bebyyers404 , MrStarter404 , Veranda404 , Verandaerror404 , Husniesta, And Many More

WORKSHOP CAKUPAN INDIKATOR PEMBINAAN GIZI MASYARAKAT

Fri, 05/30/2014 - 15:25

Bertempat di Hotel Savoy Bandung 2-5 April dilaksanakan pertemuan workshop cakupan indikator pembinaan gizi tahun 2014 yang merupakan kegiatan untuk mendapatkan gambaran rencana pelaksanaan kegiatan pembinaan gizi masyarakat tahun 2014. Peserta kegiatan terdiri dari peserta daerah yaitu Kepala Bidang yang membawahi program gizi, Kepala Seksi atau penanggung jawab program gizi Dinas Kesehatan dari 34 provinsi, Ketua Jurusan Gizi Poltekkes dan lintas program atau sektor terkait.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk konsolidasi dan integrasi seluruh provinsi dalam pelaksanaan kebijakan dan strategi perbaikan gizi masyarakat tahun 2014, sehingga  Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) pusat dan daerah serta kesepakatan atau komitmen Dinas Kesehatan dan Poltekkes Jurusan Gizi dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan gizi tahun 2014 berjalan dengan baik.

Materi yang telah disampaikan dalam kegiatan ini tentang evaluasi cakupan program gizi, program-program prioritas, kebijakan dan strategi kegiatan pembinaan gizi tahun 2014.  dr. Anung Sugihantono, M.Kes Dirjen Bina Gizi dan KIA menegaskan bahwa masalah yang dihadapi Indonesia saat ini yaitu gizi lebih dan gizi kurang, upaya Pembinaan Gizi Masyarakat terkait penyusunan NSPK dan Kebijakan serta Perbaikan Gizi Masyarakat melalui upaya dan intervensi masalah gizi.

Dalam kesempatan ini Ir. Dody Izwardy, MA selaku Direktur Bina Gizi mengungkapkan pentingnya kesepahaman institusi pendidikan gizi dalam melaksanakan pemantauan status gizi (PSG) dan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) dilakukan antara Ditjen Gizi dan KIA, Kepala BPSDM Kemenkes, Deputi SDMK Bappenas dan AIPGI. MOU dilakukan tidak hanya untuk PSG tahun 2014 tetapi untuk kegiatan 5 tahun kedepan. MOU akan ditangani oleh Tim Pusat. Isi kesepahaman yaitu peran, hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Dengan telah dilaksanakannya Workshop Cakupan Indikator Pembinaan Gizi tahun 2014 diharapkan dapat meningkatkan keterpaduan program di tingkat pusat dan provinsi dalam upaya percepatan pencapaian perbaikan gizi masyarakat. (Redaksi)

PENGUMUMAN PELATIHAN KULINER DASAR

Mon, 05/05/2014 - 15:53

Pelatihan Kuliner Dasar dengan Narasumber Tuti Soenardi, B.Sc, yang akan diselenggarakan oleh Yayasan Gizi Kuliner Jakarta yang akan diselenggarakan di 3 tempat yaitu:

1. RSUPN Cipto Mangunkusumo, tanggal 19-20 Mei 2014

2.Makassar, tanggal 14-15 Juni 2014

3.Semarang, tanggal 25-26 Juni 2014

Untuk informasi lebih lengkap bisa menghubungi panitia.

 

 

 



E-MAIL LOGIN


@litbang.depkes.go.id

  


APLIKASI








L P B



E-Journal Berlangganan




U L P



PENGUNJUNG

hit counter