Dalam
melakukan penelitian dan pengembangan, Badan Litbangkes di dukung
oleh kemampuan laboratorium antara lain:
Puslitbang
Sistem dan Kebijakan Kesehatan
Mempunyai beberapa laboratorium yang mampu melakukan:
(a) Pelayanan penyembuhan tenaga dalam
(b) Mengukur profil kelistrikan tubuh manusia
(c) Pelayanan pasien narkoba
(d) Analisa sperma rutin, pemeriksaan biokimia fruktosa, insiminasi
intra uterin
(e) Pengembangan pendidikan
(f ) Penelitian pelayanan pengobatan tradisional
Puslitbang
Biomedis dan Farmasi
Mempunyai laboratorium yang mampu melakukan:
(a) Identifikasi parasit, pembiakan, kultur parasit dan uji
coba obat secara in-vitro
dan in-vivo dengan menggunakan
hewan percobaan untuk penyakit filariasis,
malaria dan demam dengue,
(b) Melakukan identifikasi, kultur cacing usus dan cacing lainnya,
(c) Melakukan identifikasi schsitosomiasis dan penyakit parasit
lainnya
(d) Melakukan test resistensi in-vivo dan in-vitro terhadap
P.falciparum,
(e) Melakukan test Enzyme Link Immuno Sorbent Assay (ELISA)
dan transformasi
limfosit, serta Polimerase Chain Reaction
(PCR).
(f) Memeriksa kandungan residu pestisida, logam berat hormon,
BTM, aflatoksin
dan bahan berbahaya,
(g) Memeriksa mutu penetapan kadar sintesa dan analisa obat
dan obat tradisional
(h) Memeriksa preformulasi dan formulasi sediaan farmasi dan
obat tradisional.
Memeriksa Bioavaibilitas, Bioeqivalensi
dan farmakokinetik. Pemeriksaan uji
klinik sediaan farmasi dan obat
tradisional,
(i) Memeriksa Toksisitas akut
(j) Membuat bibit tanaman obat antara lain dengan cara kultur
jaringan.
Puslitbang
Ekologi dan Status Kesehatan
Mempunyai laboratorium yang antara lain mampu melakukan:
(a) Studi populasi vektor penyakit dan inkriminasi vektor,
(b) Studi biologi-ekologi penyakit bersumber binatang mengerat
dan binatang lain,
serta mengembangkan koleksi referensi
dokumen dan spesimen sehubungan dengan
studi tersebut di atas.
Puslitbang
Gizi dan Makanan
Mempunyai beberapa laboratorium yang mampu melakukan:
(a) Analisis kimia untuk KH, protein, lemak, air, abu, Vit A,
B1, C, Niacin, Fe, Ca,
P, N, K,l. gula total, kholesterol
bahan makanan; melakukan separasi protein berdasarkan
BM; melakukan mikroenkapsulasi Fe, Vit A, Yodium
(b) Identifikasi mikroba
(c) Identifikasi mikroba; melakukan mikrobiologi asai untuk:
Vit. A, B2, B12,
asam folat; melakukan mikro asai untuk
cemaran mikroba seperti
ataphylo cocus, E coli, Coliform, salmonella,
Bacillus cereus, Yersinia
enterolytica, yeast dan kapang
(d) Uji citra rasa (Organoleptik) uji fisik, makanan; membuat
makanan formula
(e) Uji mutu/serangan KH (Uji glikemik) makanan