You are here

Badan Litbang Kesehatan Jalin Kerjasama dengan Tiga Perguruan Tinggi di Kalimantan Selatan

Banjar Baru - Badan Litbang Kesehatan sedang giat-giatnya menjalin kerjasama dengan banyak pihak .Setelah mengadakan kerjasama dengan Rektor Universitas Siliwangi di acara Raker Badan Litbangkes tahun 2013 minggu lalu, Badan Litbangkes selanjutnya menjalin kerjasama dengan 3 institusi pendidikan di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjar Baru Kamis (21/2) saat acara Rapat Kerja Tahunan Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu yang dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota se-Kalimantan Selatan. Kerjasama dilakukan dalam bentuk Memory of Understanding (MoU) mengenai penelitian & pengembangan kesehatan yang ditandatangani Kepala Badan Litbangkes dengan Rektor Universitas Islam Kalimantan dan Ketua STIKes Darul Azhar Tanah Bumbu. Dalam kesempatan tersebut, ditandatangani pula nota kesepahaman kerjasama antara Kepala Balai P2B2 Tanah Bumbu dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (Unlam).

Dalam arahannya, Kepala Badan Litbangkes menyatakan niat Badan Litbangkes untuk bekerja sama dengan semua pihak di Kalimantan Selatan, khususnya dalam hal penelitian & pengembangan kesehatan. “Saya akan mendukung perkembangan Kalimantan Selatan, karena itu Litbang menawarkan kerjasama pada semua pihak”, demikian penuturan DR Trihono mengawali arahannya. Badan Litbangkes benar-benar membuka diri dengan menawarkan semua program yang dimiliki. “Kami punya kajian dan riset yang sesuai dengan program. Kami juga punya riset skala nasional dan riset kompetitif”, lanjutnya. “Kebersamaan sebabkan kita semakin maju, kami menunggu sambutan dari rekan sejawat”, ujar Pak Hon, demikian Kepala Badan akrab disapa, menutup arahannya.

Raker tahunan yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini diketuai oleh Kepala Seksi Program dan Kerjasama Balai Litbang P2B2 Tanbu, dr Hijaz Nuhung, yang didukung oleh Dekan FK Unlam pun Kepala Dinkes Propinsi Kalsel. Selain digunakan sebagai media diseminasi hasil penelitian dan pengembangan kesehatan para peneliti Balai P2B2 Tanah Bumbu, Raker ini juga turut mengundang profesor riset wanita pertama di Badan Litbangkes, Prof Emiliana Tjitra, untuk berbagi informasi mengenai tata laksana pengobatan malaria dengan obat baru. Momen yang sangat berharga mengingat masih ada 3 daerah endemis malaria di Kalsel yakni Tabalong, Kota Baru dan Tanah Bumbu sendiri. Terlebih lagi disinyalir masih ada kekeliruan tata laksana pengobatan malaria oleh kebanyakan petugas medis disana. Empat hasil penelitian bertema pengendalian penyakit bersumber binatang (P2B2) dan Sosialisasi Tata Laksana Pengobatan Malaria dengan Obat Baru oleh Prof Emil tersaji apik serta mengundang banyak respon dari audiens yang berjumlah puluhan.

Di penghujung acara, Kepala Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu, Lukman Waris MKes memimpin dialog rencana pengembangan Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu dengan para pimpinan Dinkes Kabupaten/Kota, Balitbangda serta institusi pendidikan yang ada di Kalsel. Wacana yang dikembangkan adalah penilaian Dinkes Kab/Kota terhadap program, tupoksi dan koordinasi yang dilakukan Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu selama ini. Ternyata sebagian besar para perwakilan Dinkes menyatakan bahwa mereka menyarankan agar Balai Litbang P2B2 Tanbu melakukan relokasi ke Banjar Baru dengan tanpa mengurangi fungsi Balai Tanbu itu sendiri. Relokasi dimaksudkan agar lebih mudahnya koordinasi lintas sektor yang selama ini agak terhambat karena jarak tempuh yang cukup jauh dari Banjar Baru atau Banjarmasin sebagai pusat pemerintahan Kalsel. Namun relokasi diharapkan tidak lantas membuat tugas utama Balai yang merupakan eks proyek ICDC ini terlupakan, yakni berupaya menekan angka kematian dan mengurangi bahkan menghilangkan endemisitas Malaria di Tanah Bumbu dan sekitarnya. Sesuai dengan motto Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu dalam bahasa Banjar, “Bagawi Gasan Banua”, yang berarti bekerja untuk negara. (NB_DishumasIPD)



E-MAIL LOGIN


@litbang.depkes.go.id

  



 

Lembaga Penerbitan Balitbangkes



E-Journal Berlangganan




U L P



PENGUNJUNG

hit counter